Rabu, 04 Maret 2015

Pengagum Rahasia-mu

Detik yang selalu berputar  , hari yang selalu berganti dan kamu yang selalu dihati dengan aku yang masih menanti .. hey apa kabar ,tuan ? itu hanya ucapan basa-basi yang masih kusimpan semasa sekolah kita dulu . Ucapan yang belum terucap , begitu juga dengan perasaan hati yang belum terungkap .

Sekarang , aku masih sama. Masih menjadi wanita pemendam rindu , wanita dengan perasaan bisu , dan wanita pengaggum rahasia-mu,tuan . Setelah kamu tamat sekolah lebih dulu dariku , aku tak banyak tau hal tentang-mu..

Bagaimana dirimu? keadaanmu? hobbymu? Sibuk kuliahkah dirimu? Masihkah dirimu pecinta olaraga basket? Masihkah hobbymu bermain gitar?  Masihkah ke-gereja tiap minggu menjadi rutinitas - mu? Masih kah ?

Aku memang seperti ini sering menanyakan kabar-mu tanpa berharap ada jawaban , ketika aku ditakdirkan tuhan untuk tak melihatmu setelah kau tamat sekolah . ada rasa sesak ketika rindu datang . ada rasa gundah ketika sayang ini melanda . sunyi . dingin . hampa . rasa itu hadir ketika wanita pemendam rindu hanya diam tak berkeluh dan itu aku,tuan.

Aku masih menjadi wanita pemuja-mu namun tanpa kata , perasaan ku bisu . membeku . sendu . harapan ku semu . dahulu semasa sekolah , Aku hanya wanita yang berani menantap wajahmu ketika kamu tak menantapku. Aku wanita yang malu mengucapkan kata hey terlebih dahulu ketika kamu dihadapan-ku. Aku wanita yang diam seribu bahasa ketika semua wanita memuja-mu.
Sudahkah kau mengenali-ku,tuan?

Harusku akui , aku menjadi wanita pemberani ketika melihat wajahmu dari kejauhan saat semasa sekolah dulu . aku wanita yang percaya diri mengucap kata rindu ketika melihat wajahmu dari sebuah foto yang beberapa minggu lalu kau unggah ke-akun pribadimu. 
(tak sengaja aku meng-klik tombol save picture dihandphoneku) hehehe.maaf

Sejauh ini aku hanya mengetahui kabar baikmu dari sahabat dan adik sepupumu yang sempat aku kenali sebatas nama tanpa mengetahui batang hidung-nya.. akan aku kabarkan cerita selanjutnya tentangmu , sebabmu . untuk-ku…

Dari pengagum rahasia-mu yang tak ingin disebutkan namanya
 namun ingin disebutkan dalam do’a-mu…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar