Detik yang selalu berputar
, hari yang selalu berganti dan kamu yang selalu dihati dengan aku yang
masih menanti .. hey apa kabar ,tuan ? itu hanya ucapan basa-basi yang masih
kusimpan semasa sekolah kita dulu . Ucapan yang belum terucap , begitu juga
dengan perasaan hati yang belum terungkap .
Sekarang , aku masih sama. Masih menjadi wanita pemendam rindu , wanita
dengan perasaan bisu , dan wanita pengaggum rahasia-mu,tuan . Setelah kamu tamat sekolah lebih dulu dariku , aku tak banyak
tau hal tentang-mu..
Bagaimana dirimu? keadaanmu? hobbymu? Sibuk kuliahkah dirimu? Masihkah
dirimu pecinta olaraga basket? Masihkah hobbymu bermain gitar? Masihkah ke-gereja tiap minggu menjadi
rutinitas - mu? Masih kah ?
Aku memang
seperti ini sering menanyakan kabar-mu tanpa berharap ada jawaban , ketika aku
ditakdirkan tuhan untuk tak melihatmu setelah kau tamat sekolah . ada rasa
sesak ketika rindu datang . ada rasa gundah ketika sayang ini melanda . sunyi . dingin . hampa . rasa itu hadir ketika wanita pemendam
rindu hanya diam tak berkeluh dan itu aku,tuan.
Aku masih
menjadi wanita pemuja-mu namun tanpa kata , perasaan ku bisu . membeku . sendu
. harapan ku semu . dahulu semasa sekolah , Aku hanya wanita yang berani
menantap wajahmu ketika kamu tak menantapku. Aku wanita yang malu mengucapkan
kata hey terlebih dahulu ketika kamu dihadapan-ku. Aku wanita yang diam seribu
bahasa ketika semua wanita memuja-mu.
Sudahkah kau
mengenali-ku,tuan?
Harusku akui
, aku menjadi wanita pemberani ketika melihat wajahmu dari kejauhan saat semasa
sekolah dulu . aku wanita yang percaya diri mengucap kata rindu ketika melihat
wajahmu dari sebuah foto yang beberapa minggu lalu kau unggah ke-akun pribadimu.
(tak sengaja aku meng-klik tombol
save picture dihandphoneku) hehehe.maaf
Sejauh
ini aku hanya mengetahui kabar baikmu dari sahabat dan adik sepupumu yang
sempat aku kenali sebatas nama tanpa mengetahui batang hidung-nya.. akan aku
kabarkan cerita selanjutnya tentangmu , sebabmu . untuk-ku…
Dari pengagum rahasia-mu yang tak ingin disebutkan
namanya
namun ingin
disebutkan dalam do’a-mu…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar